Tembaga salah satu kerajinan yang banyak diminati, karena awet dan tahan karat. Tidak hanya di indonesia kerajinan yang berasal dari tembaga juga banyak diminati di pasar luar seperti eropa. Kerajinan tembaga tidak hanya digunakan untuk menghasilkan benda-benda kecil seperti asbak, guci, dan tempat aromaterapi. 

Kini kerajinan tembaga juga banyak digunakan pada aspek-aspek arsitektural seperti kubah masjid, bath up, produk-produk seperti pernak-pernik hiasan rumah dan perkantoran, lampu, kaligrafi, pas bunga tembaga dan lain-lain masih menjadi produk yang cukup diminati.

Untuk pasar expor tembaga saat ini adalah permintaan produk kerajinan tembaga sangat diminati di pasar ekspor seperti Jerman, AS, Australia, Swedia, Perancis, Jepang, dan Timur Tengah. 

Dengan produk-produk yang dikirim rata-rata adalah furniture seperti meja tembaga. Karena termasuk produk high end, dan custom made furniture dari tembaga bernilai puluhan hingga ratusan juta.

Namun sayangnya saat ini ekspor tembaga mendapat tantangan berat dari negara pesaing yaitu india. India dapat menghasilkan dan menjual produk yang sama dengan harga yang lebih murah, karena tembaga yang digunakan sebagai bahan dasar kerajinan nya berasal dari india sendiri. 

Sedangkan rata-rata pengrajin indonesia masih menggunakan tembaga impor sebagai bahan baku kerajinan tembaga. Sehingga tidak dapat bersaing dari segi harga dengan india. 

Namun untungnya kerajinan tembaga asal indonesia masih mendapat tempat khusus di pangsa internasional sehingga para pengrajin masih dapat menghasilkan devisa atau omset miliaran pertahunnya.

Di Indonesia sendiri terdapat suatu kawasan yang terkenal dengan para pengrajin tembaga, yaitu di Desa Wisata Kerajinan Tembaga Kuningan Tumang terletak di Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah.

Desa Wisata Tumang merupakan sentra Kerajinan Tembaga dan Kuningan, industri ulu)ilir, dimana dari proses bahan baku, sumber daya manusia skill dan pemasaran, hingga pengelolaan rongsok limbah industry menjadi satu kesatuan mata rantai pelaku usaha di sentrakerajinan logam di daera tersebut.

Desa Tumang, cepogo sendiri merupakan suatu desa yang terletak dilereng gunung antara merapi dan merbabu di daerah ini walaupun terletak di pengunungan akan tetapi menyimpan potensi yang sangat besar, baik dari aspek seni, industri, dan ekonomi.

Kualitas kerajinan tembaga dan kuningan Cepogo sudah mampu berbicara di tingkat internasional. Padahal, Cepogo hanyalah sebuah kawasan perkampungan yang jauh dari perkotaan di Kaki Gunung Merbabu dan Merapi.

Dengan sentuhan seni dan peralatan manual, ratusan perajin di Cepogo bertahan menggantungkan hidupnya dari industri kerajinan berbagai peralatan dan hiasan dari tembaga dan kuningan.

Namun sayangnya saat ini belum terdapat suatu tempat khusus untuk memajang hasil karya pengrajin tembaga di cepogo, rata-rata tiap pengrajin memajang hasil karya nya sendiri di rumah-rumah mereka, membuat semacam toko atau display kecil, sehingga para wisatawan kurang leluasa ketika melihat-lihat kesana.

Tags: